Apakah Anda Saja Yang Pernah Gagal ?

Apakah Anda Saja Yang Pernah Gagal-Mutiara Hati
Kegagalan adalah hal yang paling ingin dihindari oleh setiap orang. Tak ada yang mau menemui kegagalan dalam episode hidupnya. Tapi, apakah kegagalan benar-benar bisa dihindari? Cerita dari para pelaku sejarah di berbagai zaman menunjukkan bahwa tak satupun dari mereka yang luput dari kegagalan. 

Thomas Alfa Edison, tercatat gagal sebanyak 9.999 kali sebelum menemukan lampu pijar. Abraham Lincoln pernah gagal dalam pemilihan anggota kongres dan anggota senat sebelum akhirnya ia mencapai puncak karir sebagai presiden AS. Bahkan, sang jenderal penakluk belahan dunia eropa, Napoleon Bonaparte, pernah gagal pada akademi tentara dan ia bahkan frustasi serta hampir mengakhiri hidupnya sebelum ia berubah pikiran.
Rasulullah SAW pun, manusia yang paling utama dan paling sukses dalam sejarah kehidupan manusia, pernah mengalami kegagalan. Kisah perang Uhud yang sangat terkenal merupakan gambaran bahwa Nabi pernah gagal dalam peperangan. Beliau pun gagal mengajak paman beliau, Abu Lahab, untuk masuk Islam. Abu Lahab bahkan menjadi salah satu musuh utama beliau. 
Paman Nabi yang lain, Abu Thalib, yang memelihara Nabi sejak kecil dan selalu melindungi Nabi ketika musuh Islam ingin menyakiti Nabi sampai akhir hayatnya tidak bersedia mengucapkan dua kalimah Syahadat, walaupun Nabi sangat menginginkannya (khusus paman Nabi, Abu Tholib, ada riwayat bahwa beliau sempat bersyahadat sebelum menghembuskan nafas terakhir yang disaksikan oleh paman nabi yang lain,Sayyidina Abbas, sedangkan Nabi saw tidak menyaksikannya) Wallohu A'lam.

Bila berita ini benar maka rupanya Allah berkenan memberikan kejutan kepada beliau saw, manakala beliau tiba2 bersanding dengan Abu Tholib di surga, paman beliau yang paling beliau cintai dan sayangi) . Nabi juga sering menemui kegagalan-kegagalan yang lain. Tapi, apakah sejarah mencatat nama-nama diatas sebagai orang yang gagal? Ternyata tidak. Mereka tercatat sebagai orang-orang sukses yang mampu mewarnai sejarah kehidupan manusia. Berbagai kegagalan yang pernah mereka alami tidak bisa menutupi kesuksesan mereka.Itulah kehidupan.

Orang yang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal. Orang yang sukses adalah orang yang mampu menjadikan kegagalannya sebagai batu loncatan untuk meraih keberhasilan. Tapi saya harap kita tak menganggap hal ini begitu sederhana. Tidak berarti semua orang akan sukses setelah mampu melewati sebuah kegagalan. Kebanyakannya malah menemui kegagalan-kegagalan berikutnya. Tak percaya, coba tanyakan ke timnas sepakbola Indonesia berapa kali mereka pernah gagal. Mereka tentu berharap ketika menemui kegagalan, itu adalah kegagalan terakhir bagi mereka.

Yang membedakan orang yang sukses dengan orang yang gagal adalah sikap pantang menyerah, visi, kreatifitas dan pertolongan Allah SWT. Keempat modal ini harus dimiliki orang-orang yang mencita-citakan kesuksesan. Kurang satu, jangan berharap sukses…Pantang menyerah merupakan modal dasar kesuksesan. Sangat jarang orang yang baru melangkah kemudian langsung sukses. Butuh langkah-langkah berikutnya untuk benar-benar bisa meraih kesuksesan. Dan ternyata tak banyak orang yang punya mental baja untuk melanjutkan langkahnya, apalagi setiap langkah bukan semakin mudah tapi semakin berat dan susah. 

Visi adalah syarat berikutnya. Pantang menyerah tapi tak punya visi yang jelas tentang kesuksesan apa yang akan diraih, menjadi tak ada artinya. Kita hanya akan terus mengulang kegagalan, sampai kita menemui titik jenuh karena ketidak jelasan visi sukses kita.

Thomas Alfa Edison punya visi yang jelas yaitu menciptakan sebuah lampu yang akan mampu menerangi dunia. Abraham Lincoln punya visi untuk menjadi pemimpin AS. Napoleon Bonaparte ingin menjadi penguasa dan penakluk dunia. Nabi Muhammad SAW ingin menjadikan Islam sebagai Rahmatan lil ’Alamin. Bagaimana dengan kita?
   
Syarat ketiga adalah kreativitas. Ini penting karena kita perlu mencari berbagai cara yang mungkin untuk mencapai kesuksesan. Pantang menyerah dan punya visi, tanpa kreativitas akan membuat kita sulit untuk keluar dari lingkaran kegagalan karena kita tak punya cukup cara dan strategi untuk meraih kesuksesan hidup kita. Setiap tokoh sukses adalah orang yang kreatif…Akhirnya namun bukan yang paling akhir , adalah pertolongan Allah SWT. Sebagai seorang muslim kita wajib meyakini ini. Tapi lebih dari itu, setiap orang sukses pasti punya harapan terhadap kekuatan lain di luar dirinya. 

Ini adalah fitrah setiap manusia. Coba saja tanyakan ke Edison, Lincoln atau Napoleon. Sekarang, bersiaplah menjadi orang yang sukses. Sukses dunia dan sukses akhirat. Tentunya, kita berharap kelak bersama Rosulullah saw dan keluarga beliau,para sahabat, tab'in, tab'it tabi'in dan anda semua wahai kawan yang membaca artikel ini ataupun yang menghiraukannya, di surga Allah swt. Dan inilah merupakan puncak keberhasilan dan kesuksesan makhluk yang disebut manusia.
Allaahummaj 'alnaa minhum.Wallaahu a'lam
Apakah Anda Saja Yang Pernah Gagal ? 9.4 out of 10 based on from 80.230 ratings. 2 user

0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe Here

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

  © copy right Nur Qolbu 2013 Template By Kang Miftah Modified by JASA SEO | Jasa Penulis | Buka Info