Janganlah Banyak Bertanya

Rasulullah SAW banyak mengajarkan dan melarang serta membatasi perbuatan banyak bertanya.seperti yang di riwayatkan oleh Bukhori – Muslim dari Mughirah Bin Syu’bah “ Bahwa Rasulullah melarang perbuatan qiila (katanya) ,qaal (berkata), boros harta dan banyak bertanya”.

Banyak bertanya akan banyak sekali mendekati dosa bahkan dosa besar karena efek dari banyak bertanya maka akan mengharamkan,melarang, tidak memperbolehkan sesuatu yang sebelumnya sesuatu tersebut belum dilarang dan memberikan beban yang menyusahkan pada si penanya dan lingkungan di sekitarnya karena harus melakukan apa yang di tanyakan padahal dia kurang kesanggupannya dalam melaksanakannya.

Oleh karena itu Nabi Saw bersabda “ sesungguhnya seorang muslim yang paling besar dosanya adalah yang menanyakan sesuatu yang pada mula tidak diharamkan, kemudian di haramkan karena pertanyaan tersebut “.

Diterangkan dalan QS al Maidah ayat 101 “ jangan menanyakan sesuatu sebelum ada keterangannya” Oleh karena itu Allah SWT melarang kaum mukminin dan muslimin bertanya sesuatu yang belum terjadi" Nabi Muhammad SAW juga sering memperingatkan bahwa banyak bertanya akan menyebabkan kehancuran, kebinasaan dan keruntuhan.

Janganlah Banyak Bertanya-nur qolbu
Banyak Umat terdahulu yang di musahkan karena banyak bertanya yang menyebabkan perselisihan dan pembangkangan kepada Nabi dan Rasul mereka, banyaknya alasan – alasan dan hujah – hujah yang di berikan kalau mereka di perintahkan untuk beribadah, percaya pada yang ghaib dan banyak umat para Nabi yang banyak menanyakan sesuatu yang kadangkala menjengkelkan, membuat tersinggung dan membuat marah seperti yang di alami Nabi Nuh AS, Nabi Luth, Nabi Yunus, dan Nabi Musa. Bahkan Umat Nabi Musa sampai diabadikan di Al Quran sebagai umat pembangkang.

Oleh karena itu Anas Bin Malik Radhiallahanhu berkata “ kami dilarang untuk bertanya-tanya kepada Nabi Muhammad Saw”. Sebab jika semakin banyak bertanya banyak akan mengakibatkan pembangkangan, perselisihan dan perbendaan pendapat yang pada akhirnya akan menyebabkan perpecahan dan malas mengerjakan sesuatu yang seharusnya di kerjakan.

Karena banyak bertanya maka pekerjaan tersebut banyak terabaikan di sebabkan terlalu sibuk mengurusi pertanyaan – pertanyaannya serta banyak bertanya akan membuat banyak orang pandai dan pintar dalam mencari alasan-alasan guna menghindarkan dia dari perkerjaanya, menghindari tanggung jawabnya dan membuat merasa paling benar sendiri.
Janganlah Banyak Bertanya 9.4 out of 10 based on from 80.230 ratings. 2 user

0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe Here

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

  © copy right Nur Qolbu 2013 Template By Kang Miftah Modified by JASA SEO | Jasa Penulis | Buka Info