Kisah Ibu Masytoh Suri Tauladan Muslimah

Isro'mi'roj adalah perjalanan Nabi Muhammad saw dari masjidil haram ke masjidil aqsha dimalam hari atas kehendak Allah SWT. Kejadian tersebut terjadi sebelum Nabi hijrah ke madinah.disaat masa masa sulit dimakkah dikala itu cacian, makian dan percobaan pembunuhan menghimpit jiwa rasulalloh. Dalam perjalanan itu Nabi ditemani oleh malaikat jibril dan ketika sampai masjidil aqsha datanglah kendaraan yang membawa Nabi naik hingga langit ke 7 (sidrotul muntaha). 

ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺃَﺳْﺮَﻯٰ ﺑِﻌَﺒْﺪِﻩِ ﻟَﻴْﻠًﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤَﺴْﺠِﺪِ ﺍﻟْﺤَﺮَﺍﻡِ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﻤَﺴْﺠِﺪِ ﺍﻟْﺄَﻗْﺼَﻰ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺑَﺎﺭَﻛْﻨَﺎ ﺣَﻮْﻟَﻪُ ﻟِﻨُﺮِﻳَﻪُ ﻣِﻦْ ﺁﻳَﺎﺗِﻨَﺎ ۚﺇِﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺍﻟﺴَّﻤِﻴﻊُ ﺍﻟْﺒَﺼِﻴﺮُ 

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
(al isra:1)

Dalam perjalanan itu Nabi bersama dengan malaikat jibril melihat langsung seperti apa surga dan neraka. Ketika sampai disurga Nabi mendapatkan kejadian yang aneh,beliau mencium bau wangi bak seperti kasturi. 
Maka Nabi bertanya "wahai jibril..wangi dari manakah ini?"
Jibril menjawab"wangi dari sebuah makam Ya Nabi"
Nabi bertanya lagi"makam siapakah gerangan jibril"
Jibril menjawab"makam masytoh dan keluarganya"
Nabi bertanya lagi"keistimewaan apa hingga makam nya berbau wangi??ceritakan pada ku

"Masytoh adalah pengasuh anak raja fir'aun.masytah mempunyai fisik yang lemah tapi mempunyai jiwa keislaman yang kuat,sehingga dapat menepis keangkuhan raja fir'aun. Masytoh adalah pelayan raja. dijaman raja fir'aun yang kejam mengaku dirinya Tuhan. sehingga sebagian orang yang mempunyai keTauhid yang kuat hanya bisa sembunyi sembunyi melakukannya. Suatu ketika saat masytoh melakukan pekerjaan seperti biasanya yaitu menyisir putri fir'aun, sisir yang digunakan tiba tiba jatuh. dengan spontan masytoh kaget dan menyebut Nama"Allah". Sang putri fir'aun memandangnya heran,lalu bertanya"masytoh.... siapa yang kau sebut barusan" dengan menunduk masytoh menjawab"bukan siapa siapa tuan putri" tapi sang putri tak puas dengan jawaban masytoh "ayolah masytoh siapa Allah dan kenapa kau menyebutnya tadi".Tapi masytoh tetap bungkam,didesak akhirnya masytoh mengaku"Allah adalah Tuhanku,Dia yang menciptakan Alam dan seisinya,Tiada Tuhan selain Allah"

Sang putri dengan heran berkata"bukankah Ayahku adalah Tuhan dan kau tahu itu lancang sekali kau beriman selain Kepada Ayahku". Akhirnya sang putri mengadu kepada fir'aun seketika fir'aun marah dan murka.dipanggillah masytoh, disaat masytoh datang dihadapannya fir'aun menyuruh masytoh mengakui dirinya adalah Tuhan.namun tiada dikira masytoh dengan lantang dan penuh keyakinan menjawab:"Tuhanmu dan Tuhanku adalah Allah".
Mendengar kata-kata tersebut justru yang keluar, fir'aun murka.memerintakan menterinya bernama hamma untuk membuat Patung sapi dari tembaga dan diisi minyak untuk merebus masytoh dan keluarganya.

Satu persatu keluarga masytoh masuk kedalam minyak panas tersebut.tiba giliran masytoh dan bayi yang digendongnya.dikala itu masytoh mulai goyang karena merasa bersalah pada bayi, .namun dengan kekuasan Allah bayi itu berbicara"ibu...sekarang kau pada jalan yang benar lakukan tanpa keraguan". Akhirnya masytoh dan keluarganya wafat dengan ketauhidan untuk mempertahan ketaatan kepada Allah.

Dari cerita diatas dapat diambil pelajaran bahwa selemah apapun seberat apapun sampai sampai kehilangan harta benda bahkan nyawa jangan sampai kita gadaikan dengan urusan duniawi. seperti dijelaskan dalam firman Allah : 
‘’Wahai orang- orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan takwa yang sebenar-benarnya kepada- Nya. Dan janganlah kamu mati, melainkan dalam keadaan berserah diri (kepada Allah).’’
[QS. Ali Imran: 102].
Semoga kita tetap menjaga keimanan kita, ketaqwaan kita dan tidak tergiur gemerlapan dunia sehingga kita mengubur nya. kita yang lalai semoga tetap dingat hingga akhir hayat kita. Amin...
Kisah Ibu Masytoh Suri Tauladan Muslimah 9.4 out of 10 based on from 80.230 ratings. 2 user

0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe Here

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

  © copy right Nur Qolbu 2013 Template By Kang Miftah Modified by JASA SEO | Jasa Penulis | Buka Info