Nikmat Yang Terlupakan Oleh Umat Islam

Nur Qolbu-Salah satu nikmat yang sering terlupakan dan juga terabaikan, padahal nikmat yang satu ini sungguh luar biasa apalagi dikaitkan dengan awal perkembangan islam. Nikmat itu berupa Banyaknya Umat agama islam. Secara statistik, umat islam sampai saat ini telah mencapai 35% dari total penduduk dunia, dan di Indonesia merupakan pemeluk mayoritas agama islam.

Nikmat Yang Terlupakan Oleh Umat Islam-nur qolbu
Nikmat banyaknya pemeluk islam ini harus disyukuri oleh setiap muslim. Kalau nikmat ini tidak disyukuri maka tidak mustahil akan berubah menjadi bencana dan malapetaka. Umat islam yang seharusnya memiliki kekuatanbesar akan bercerai berai, menjadi beban negara dan terjadi persaingan tidak sehat antar golongan. Hal ini sungguh berbeda dengan kondisi di awal perkembangan umat Islam. Jumlah pemeluk saat itu jauh lebih sedikit dibandingkan kaum kafir. Namun, umat Islam mampu memperoleh kemenangan dan diperhitungkan dibelahan dunia. Sedikit dalam jumlah namun memiliki bobot dalam kualitas dan kuantitas.

Oleh karena itu, menjadi kewajiban setiap muslim untuk mensyukuri nikmat ini, satu diantaranya dengan menumbuhkan sifat LOYALITAS atau KESETIAAN terhadap agama islam (Wala wal bala). Terdapat tiga dimensi loyalitas yang harus dimiliki dalam rangka mensyukuri nikmat banyaknya jumlah umat islam. Dimensi ini adalah sebagai berikut:

Memiliki Ketaataan dan Kedekatan dengan Islam

Ketika seorang muslim memiliki loyalitas yang tinggi kepada agama, maka darinya harus ada ketaatan kepada Alloh, Rosul, dan pemimpin yang memiliki komitmen terhadap islam. Sungguh ironi, jika seseorang yang telah menyatakan dirinya muslim tidak memiliki ketaatan dan malah condong memilih pemimpin kafir.

Saat ini, banyak negara yang mayoritas penduduknya islam dipimpin oleh orang yang anti islam bahkan menyebarkan aqidah yang sesat. Hal ini dikarenakan pemeluk islam tidak memiliki loyalitas atau kecemburuan terhadap agama islam. Mereka salah mencari pemimpin dan teman seperjuangan. Bukannya bergaul dekat dengan orang islam, namun sebaliknya lebih dekat dengan kepentingan orang-orang kafir.

Saling Menolong Sesama Muslim

Wujud kedua dari sikap loyalitas haruslah memiliki keberpihakan kepada kaum muslimin. Jika sebagian kaum muslim berjuang dalam pendidikan, maka hendaknya sebagian muslim lain membelanya. Anaknya seyogianya disekolahkan kepada pendidikan islam dimana yang sudah tertulis dalam arikel waktu lalu Akhlaq Islam Haruslah Dibina Sejak Kecil, bukan pendidikan kafir karena alasan bonafid.

Begitu pula, saat ada sekelompok muslim berjuang di jalur politik maka sebagian muslim lain hendaknya mendukung perjuangannya. Bukan sebaliknya, dibiarkan berjuang sendiri melawan musuh islam atau bahkan dihakimi. Jika sinergi ini terjadi, harapannya kekuasaan politik bisa diraih oleh orang-orang yang memiliki komitmen kepada Islam bukan golongan sekuler. Menjadi musibah besar bagi suatu negara yang mayoritas penduduknya islam, namun dikelola oleh golongan yang anti islam.

Mencintai Atas Dasar Islam

Cinta dalam islam haruslah dikelola dengan baik, jangan disalahgunakan. Janganlah wanita islam mau mencari pasangan suami kafir hanya karena alasan tampang dan cinta. Jika hal ini terjadi, maka ini merupakan bentuk kejahatan dalam bercinta. Dalam islam, cinta termasuk dalam aqidah. Cinta harus didasari cinta kepada Alloh dan sesuatu yang dicintai oleh Alloh. Begitu pula sebaliknya, membenci haruslah didasari benci kepada orang dan sesuatu yang dibenci Alloh.

Vonis Alloh SWT bagi orang yang lebih mencintai orang kafir dibanding orang muslim hanya karena ada kepentingan tertentu adalah FASIQ dan akan mendapat kemurkaan Alloh. Perhatikan QS At-taubah 24 berikut ini:
Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. 
(QS. 9:24)
Semoga kita termasuk orang yang bersyukur yang diwujudkan dengan memiliki komitmen dan loyalitas yang tinggi terhadap agama Islam, amienn..
Nikmat Yang Terlupakan Oleh Umat Islam 9.4 out of 10 based on from 80.230 ratings. 2 user

0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe Here

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

  © copy right Nur Qolbu 2013 Template By Kang Miftah Modified by JASA SEO | Jasa Penulis | Buka Info